Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Artikel’ Category


Mas Nadhiem, terus terang ketika Pak Jokowi menunjuk Mas menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, saya termasuk orang yang menyambutnya dengan biasa-biasa saja alias so-so. Tidak terlalu excited, pun tidak terlalu pesimis. Ini bukan karena saya meragukan rekam jejak Mas Nadhiem. Saya tau portofolio Mas Nadhiem sedemikian mentereng. Sikap ini lebih didorong karena saya tidak ingin kecewa kedua kalinya pada tokoh yang saya idolakan menjadi Menteri Pendidikan ternyata nothing. Tau kan yang saya maksud?
Oke, cukup prolognya. Sekarang saya ingin menyampaikan uneg-uneg saya berdasarkan apa yang saya rasakan dan alami selama saya menjadi guru. Iya Mas, uneg-uneg. Bukan solusi. Biarlah solusi menjadi urusan Mas dan para petinggi di Kemdikbud sana.

(lebih…)

Read Full Post »


Momentum ulang tahun seyogianya dimaknai sebagai saat yang tepat untuk merefleksikan sesuatu yang sudah berlalu untuk menatap masa depan yang lebih baik. Pada HUT ke-53 Kab. Batang tahun 2019 ini, Laskar melihat ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dari Pemkab Batang yaitu antara lain :

  1. Tata Kelola Lingkungan untuk Antisipasi Banjir Besar

Peristiwa banjir besar yang melanda wilayah Kota Batang pada Januari 2019 yang lalu seharusnya menjadi peringatan bagi Pemkab Batang untuk melakukan langkah-langkah antisipatif agar bencana serupa tidak terulang atau setidaknya dapat diminimalkan dampaknya.

Tidak perlu lagi ‘menyalahkan’ faktor alam yang menjadi penyebab banjir besar tersebut karena alam sejatinya hanya ‘membalas’ yang manusia lakukan kepadanya. Alih fungsi lahan di wilayah kota – meskipun dikatakan sudah sesuai aturan – sepertinya menjadi salah satu penyebab utama banjir besar di awal tahun ini. Pemkab Batang harus berani melakukan moratorium alih fungsi lahan terutama di wilayah kota. Di samping itu, penataan drainase juga harus terus dilakukan. (lebih…)

Read Full Post »


Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Putut Aryo Saputro yang dilakukan di Kabupaten Batang.

Demokratiasi & Representasi Popular Studi-Kasus-Kabupaten-Batang (1)

Read Full Post »


Artikel ini dimuat di Jurnal Sastra Indonesia – UNNES (http://journal.unnes.ac.id/sju/index.php/jsi)

Bahasa Sinjab Kota Batang – Jurnal Sastra Indonesia UNNES

Read Full Post »


By Ilham B. Saenong,

Program Director Transparency International Indonesia

Linida, as beautiful it may sound is not somebody’s name, nor a government project. It do resembles what a person needs and complements what government should do when it cannot do it the right way without citizen participation. It is a story of people engagement in negotiating their demands to shape development planning and improve public services in Batang district, Indonesia.

Considering most public services are provided by local government after decentralization, open government commitments considered by many will fail to reach the majority of citizens if only implemented at the national level. Then comes an opportunity to support the idea when the Government of Indonesia—was then the OGP chair—announced a mission to mainstream the OGP principles to the local during the OGP Summit in London October 2013. The idea has been tested in 3 pilot projects by the Open Government Indonesia (OGI) 2013 action plan with little avail on people participation. So we took over the idea and created our own local OGP initiative by promoting demand side of openness.

(lebih…)

Read Full Post »


Ketika diminta teman-teman Gusdurian Batang untuk menulis esai singkat tentang kesederhanaan Gus Dur yang terlintas pertama kali di benak saya adalah sebuah paradoks. Ya, Gus Dur adalah sebuah paradoks kesederhanaan dalam kompleksitas.

Memahami kesederhanaan Gus Dur berarti juga harus mau menyelami kompleksitas pemikiran, sikap, dan tindakan Gus Dur. Sebagai tokoh yang mewarisi darah biru keulamaan dari kakek dan ayahandanya, Gus Dur tidak hanya menampakkan wajah keislaman saja namun juga memancarkan spektrum kebangsaan dan kemanusiaannya secara luas.

(lebih…)

Read Full Post »


Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama Kabupaten Batang akan menggelar Konferensi Cabang XVII pada tanggal 14 – 15 Juli 2018 nanti. Dalam rangka menyemarakkan pelaksanaan Konfercab tersebut, PCNU Batang menyelenggarakan serangkain kegiatan sebelumnya. Salah satunya adalah Festival Musik Bambu Nusantara yang dilaksanakan pada Sabtu, 23 Juni 2018 di Jalan Veteran Batang.

(lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »