Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Artikel’ Category


Berikut ini saya lampirkan media pembelajaran dalam bentuk slide powerpoint untuk materi pembelajaran : Teks Eksposisi (Kelas X KD. 3.3 – 4.3 dan KD 3.4 – 4.4.).

Silahkan diunduh. Semoga bermanfaat.

Teks Eksposisi

Iklan

Read Full Post »


Majalah adalah sebuah media penerbitan yang terbit secara berkala (dwimingguan/bulanan) yang biasanya membahas satu tema tertentu (majalah wanita, majalah berita, majalah kesehatan, dll)

Sebelum kita menerbitkan sebuah media penerbitan – apapun bentuknya – kita harus menentukan terlebih dahulu beberapa hal berikut ini:

  1. Tujuan (Visi dan Misi)

Untuk apa kita menerbitkan media tersebut? Untuk informasi? Hiburan? Uang?

  1. Sumber daya yang kita miliki

Berapa jumlah tenaga yang kita miliki? Sumber dana? Sumber referensi?

  1. Bentuk media

Kita bisa memilih beberapa bentuk media penerbitan sederhana seperti mading,   newsletter, atau buletin. (lebih…)

Read Full Post »


POTRET KEBIJAKAN ANGGARAN PEMERINTAH KABUPATEN BATANG

TAHUN 2012 – 2014

 

  1. Pengantar

 

Kabupaten Batang merupakan kabupaten yang relatif muda di propinsi Jawa Tengah. Secara resmi, Batang ditetapkan sebagai sebuah kabupaten pada tanggal 8 April 1966 setelah sebelumnya merupakan bagian dari Kabupaten Pekalongan. Kabupaten Batang memiliki luas wilayah 78.864,16 hektar yang terbagi menjadi 15 kecamatan dan 249 desa/kelurahan.

Bentang wilayah Kabupaten Batang sangat beragam mulai dari laut, pesisir, wilayah perkotaan yang dilalui jalur transportasi utama Pulau Jawa, hingga dataran tinggi. Kondisi alam ini merupakan anugerah yang sangat berharga bagi masyarakat Batang yang sangat layak untuk dikembangkan demi peningkatan taraf hidup masyarakat Batang.

Sejak tanggal 12 Februari 2012, Kabupaten Batang dipimpin oleh Yoyok Riyo Sudibyo dan Soetadi (YODI) sebagai bupati dan wakil bupati menggantikan Bambang Bintoro dan Achfa Mahfudz yang telah menjabat selama dua kali periode (10 tahun). (lebih…)

Read Full Post »


ANALISIS KRITIS
ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH
KABUPATEN BATANG
TAHUN ANGGARAN 2012

Pergantian tampuk kepemimpinan daerah di Kabupaten Batang telah berlangsung pada 13 Februari 2012 yang lalu. Di bawah kepemimpinan Yoyok Riyo Sudibyo sebagai bupati dan Soetadi sebagai wakil bupati, genderang perubahan telah ditabuh. Dengan visi “Batang harus berubah, ekonomi bangkit dan birokrasi bersih”, berbagai gebrakan telah dilakukan oleh Yoyok pada masa 100 hari kepemimpinannya.

Harus diakui, ada secercah harapan baru di pundak kedua pemimpin tersebut meskipun tentu saja masih terlalu dini untuk menilai berhasil atau tidaknya gebrakan yang mereka lakukan. Bahkan, tidak sedikit pula yang menyangsikan gebrakan yang dilakukan hanyalah pencitraan belaka.

Untuk menilai keberpihakan pemerintahan baru ini terhadap rakyat dan mengukur konsistensi mereka terhadap visi dan misi yang telah mereka canangkan sendiri sejak mencalonkan diri sebagai bupati dan wakil bupati, dapat dilihat dari angka-angka yang tercantum dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

Walaupun kita mengetahui dan menyadari bahwa APBD Batang Tahun 2012 telah diputuskan dan merupakan “warisan” dari pemerintahan sebelumnya, kita memandang bahwa tetaplah penting untuk menganalisis secara kritis isi dokumen APBD Batang Tahun 2012 sebagai bahan pijakan untuk menilai keberpihakan dan konsistensi pemerintahan saat ini di masa-masa yang akan datang.

(lebih…)

Read Full Post »


Kekhawatiran sejumlah kalangan – mulai dari Wakil Bupati Batang, Drs. Achfa Mahfudz hingga aktivis lingkungan hidup – atas dampak negatif pembangunan PLTU Batang sebagaimana dilansir oleh harian ini (SM, 13/8) patut menjadi bahan renungan seluruh pemangku kepentingan (stakeholder) proyek PLTU tersebut.

Kekhawatiran mereka cukup beralasan mengingat PLTU yang akan dibangun di Batang ini diklaim akan menjadi yang terbesar se-Asia Tenggara dengan kapasitas produksi listrik sebesar 2 x 1000 megawatt. Sementara, PLTU di daerah lain dengan kapasitas yang lebih kecil saja telah menimbulkan keresahan bagi warga sekitarnya.

(lebih…)

Read Full Post »


A. Pendahuluan : Tokoh Pendidikan yang Terlupakan

Nama KH. A. Wahid Hasyim (selanjutnya disingkat AWH) mungkin tidaklah setenar Soekarno, Moh. Hatta, Sutan Syahrir, ataupun Muh. Yamin. Namun, sumbangsihnya dalam membangun pondasi bangsa dan negara Indonesia tidaklah kalah dengan mereka. Kiprahnya dalam BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia) dan juga Panitia Sembilan BPUPKI menjadi salah satu bukti jasa AWH bagi bangsa Indonesia.

Terlahir pada 1 Juni 1914 sebagai putra seorang ulama besar Indonesia, K.H. Hasyim Asy’ari, AWH sepertinya memang ditakdirkan untuk menjadi ‘the rising star’ pada masanya. AWH berhasil menorehkan berbagai prestasi gemilang di usianya yang relatih masih sangat muda.

AWH kecil dikenal cerdas dan kreatif. Pada usia 5 tahun, dia telah mulai belajar membaca Al Qur’an. Menginjak usia ke-12, AWH telah menamatkan studinya di Madrasah Salafiyah Tebuireng dan telah mempelajari beberapa kitab kuning pada ayahnya sendiri. (lebih…)

Read Full Post »


Jauh sebelum dikenal bahasa gaul ala Debby Sahertian di awal tahun 2000-an atau bahasa Alay sekarang ini, masyarakat Batang sudah memiliki bahasa pergaulan yang digunakan oleh kalangan anak muda di Batang sejak dulu. Bahasa gaul tersebut dikenal dengan nama bahasa Sinjab.

Sinjab dalam khazanah ilmu linguistik bisa digolongkan sebagai ragam bahasa prokem yaitu sejenis bahasa sandi yang digunakan oleh kalangan tertentu, khususnya anak muda. Kosakata bahasa Sinjab sendiri diambil dari kosakata bahasa Jawa yang digunakan oleh masyarakat Batang.

Tidak ada yang mengetahui secara persis asal-mula perkembangan bahasa Sinjab di Batang. Ada yang mengatakan bahwa pada awalnya Sinjaban digunakan sebagai sarana komunikasi rahasia di antara para pejuang sewaktu perang kemerdekaan untuk mengelabui tentara penjajah. (lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »