Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Catatan Terserak’ Category

Doa #1


DOA

PELANTIKAN PENGURUS DPC IKATAN ALUMNI UNIVERSITAS DIPONEGORO

KABUPATEN BATANG

Batang, 8 Maret 2018

 

Assalaamu ‘alaikum wr.wb.

Ya Allah Tuhan Maha Pengasih yang Tak Pernah Pilih Kasih

Pada hari ini, kami bersimpuh di hadapan-Mu dengan sepenuh jiwa dan raga kami mengharap rahmat dan hidayah-Mu agar kami senantiasa dapat menapaki jalan yang Engkau ridhoi dalam seluruh gerak dan langkah kami sehari-hari.

Ya Allah Tuhan Maha Perkasa Penguasa Seluruh Alam Semesta

Karuniakan-lah kepada kami kekuatan dan kemampuan dalam mengemban amanat serta tanggung jawab sebagai Pengurus DPC Ikatan Alumni Universitas Diponegoro Kabupaten Batang agar dapat menjunjung tinggi almamater kami dan memberi manfaat kepada bangsa, negara, dan juga sesama.

Ya Allah Tuhan Maha Pemberi Rizki yang Tak Henti-Henti (lebih…)

Read Full Post »


Yth. Direktur PDAM Batang

Assalaamu ‘alaikum wr. wb.

Salam sejahtera saya sampaikan kepada Bapak semoga senantiasa dalam limpahan rahmat dan hidayah Allah SWT sehingga dapat menjalankan aktivitas sehari-hari dengan baik.

Bapak Direktur yang saya hormati,
Saya adalah pelanggan “setia” PDAM Batang sejak tahun 2005. Saya berani mendaku sebagai pelanggan setia karena saya hanya mengandalkan air dari PDAM Batang untuk memenuhi kebutuhan air saya sekeluarga. Selain itu, sebagai pelanggan saya merasa hampir tidak pernah terlambat membayar biaya langganan setiap bulan. Kalaupun sesekali terlambat, saya juga dengan ikhlas membayar denda atas keterlambatan tersebut.
(lebih…)

Read Full Post »


Kemarin ada yang bertanya padaku, pernahkah menulis tentang megono? Aku jawab, belum pernah menulisnya namun menikmatinya hampir setiap hari. Baiklah, mumpung senggang, bolehlah kutulis sedikit tentang megono kali ini.
Aku tidak mau terjebak pada perdebatan apakah megono adalah kuliner khas mBatang atau Pekalongan. Yang jelas dan pasti, sejak aku kecil, megono sudah menjadi menu wajib sarapanku setiap hari. Artinya, megono sudah menjadi bagian kehidupanku dan mungkin juga orang mBatang lainnya sejak dulu.
Terbuat dari buah nangka muda (jawa: cecek) yang dirajang kecil-kecil kemudian dikukus lalu dibumbui dengan berbagai rempah dan diurap dengan parutan kelapa. Setahuku, yang membedakan megono mBatang dan Pekalongan adalah penambahan kecombrang pada megono Pekalongan.
Selain megono cecek (nangka), dikenal pula megono bung (rebung/bambu muda). Biasanya, megono bung hanya dibuat ketika tidak sedang musim buah nangka. Megono bung juga tidak kalah enak dibandingkan megono cecek.
Megono adalah menu rakyat yang menjadi khazanah kuliner nusantara yang harus kita jaga. So, #savemegono dengan tetap menjadikannya menu wajib sarapan kita setiap pagi.
(lebih…)

Read Full Post »


Seorang teman beberapa hari yang lalu meminta pendapat saya tentang penggunaan kata yang lebih tepat antara PELEPASAN atau PENGLEPASAN untuk kegiatan melepas siswa kelas XII di sekolahnya. Sementara itu, di sekolah penulis sendiri – entah bagaimana awalnya – lebih senang menggunakan kata INAUGURASI untuk acara sejenis. Manakah yang lebih tepat?

Di sini saya akan mencoba untuk memaparkan makna dari masing-masing kata tersebut berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia.

PELEPASAN

Lema ‘pelepasan’ dalam KBBI memiliki setidaknya 3 makna yaitu :

1. proses, cara, perbuatan (hal dsb) melepas (kan)

2. pemecatan (dari tugas)

3. dubur ; anus

PENGLEPASAN

Sedangkan bentuk PENGLEPASAN dalam bahasa Indonesia tidak dikenal karena menyalahi kaidah pembentukan kata. Kata dasar berawalan huruf L apabila mendapatkan imbuhan peN-an tidak perlu berubah nasal/sengau dengan konsonan /ng/. Hal yang sama terjadi pada kata PELARIAN bukan PENGLARIAN, PELEBURAN bukan PENGLEBURAN.

PERPISAHAN

Sedangkan lema ‘perpisahan’ dalam KBBI bermakna 1) perceraian dan 2) hal berpisah. Dalam KBBI bahkan diberikan contoh kalimat penggunaan kata tersebut yaitu  “Ia tampil ke depan dan mengucapkan kata sambutan pada acara perpisahan dengan teman-temannya.”

INAUGURASI

Kata inaugurasi merupakan bentuk serapan dari bahasa Inggris ‘inauguration’ yang bermakna :

1. pelantikan

2. pembukaan

Kata ‘inauguration’ diserap menjadi INAUGURASI bukan INAGURASI. Kata ini memiliki makna :

1. peresmian suatu jabatan atau kedudukan

2. pembukaan resmi (gedung dsb)

3. perkenalan resmi (mahasiswa baru).

Setelah paparan saya, saya menyarankan teman saya tersebut untuk menggunakan kata PERPISAHAN saja. Bagaimana dengan Anda ?????

Read Full Post »


Tak terasa malam ini adalah malam terakhir Ramadhan 1431 H. Frasa  “tak terasa” bisa dimaknai dengan dua hal. Pertama, waktu terasa cepat berlalu karena kita manfaatkan dengan sebaik-baiknya sehingga ketika waktu yang disediakan habis kita merasa belum “puas”. Kedua, waktu terasa cepat berlalu karena kita justru tidak melakukan sesuatu yang berguna sehingga ketika waktu yang tersedia habis, kita merasa “gelo”.

Yang jelas, ada satu doa yang senantiasa kupanjatkan di setiap malam terakhir Ramadhan yaitu :

“Ya Allah, pertemukanlah kembali aku dengan Ramadhan-Mu tahun depan sebab seperti tahun-tahun sebelumnya, kembali kulewatkan ramadhan tahun ini dengan kesia-kesiaan.”

Ramadhan, kumerindukanmu tahun depan ………

Read Full Post »


Semalam (mungkin) adalah malam Lailatul Qodar bagiku. Dua mantan muridku di SMP Islam Batang (Istinurmah/juara 2) dan SMA Islam A. Yani Batang (Nurul Huda/juara 3) pada lomba penulisan cerpen Islam yang diselenggarakan oleh Ikatan Pemuda Muhammadiyah Kab. Batang.

Apa sih yang bisa melebihi kebahagiaan seorang guru selain bisa menyaksikan murid-muridnya mampu meraih prestasi dan potensi puncaknya?

Tapi, kenapa ya aku kok belum bisa melakukan hal yang sama di tempat tugas yang baru? Semoga aja ini hanya masalah waktu ………….

Read Full Post »


Semalam aku berbelanja di sebuah minimarket bersama istri dan anakku. Setelah mengambil barang-barang yang kami butuhkan, kami pun mengantri di kasir. Wah lumayan panjang juga antriannya. Ternyata, banyak juga orang yang berbelanja untuk kebutuhan lebaran seperti kami.

Tepat di depan kami, seorang ibu dan anaknya sedang dihitung belanjaannya oleh si kasir Kulirik layar komputer kasir menunjukkan angka Rp. 167.000,-. “Wah belanja besar nih si ibu” pikirku. Lalu, si kasir bertanya pada si ibu apakah punya kartu member minimarket tersebut. Dan, sang anak menyerahkan kartu member minimarket itu yang berwarna kuning kepada kasir. Kemudian, si kasir memindai kartu member itu di barcode reader. Dan, si kasir pun menunggu si ibu membayar belanjaannya.

Tapi, setelah menunggu agak lama, si ibu tak kunjung mengeluarkan uang untuk membayar belanjaannya. Aku pun sudah mulai curiga. Lalu, si kasir berkata, “Maaf, bu, ibu mau bayar pake uang tunai atau ATM?”. Dan si ibu pun  dengan lugu menjawab, “Lha itu tadi kan sudah bayar pake ATM”.

Gubraakkkkkk ………………. ternyata si ibu mengira kartu member minimarket tersebut berfungsi layaknya sebuah kartu ATM.

Aduuuuhhhhhhhh …. kasian deh si ibu. Niatnya sih gaya tapi ternyata tetap aja keliatan katronya.

Read Full Post »

Older Posts »