Feeds:
Pos
Komentar

Archive for the ‘Puisi’ Category


Jalan menapak lalu menanjak
Penuh duri bak kapak
Mengoyak tapak tinggalkan jejak

Kanan kiri taman surgawi
Menentramkan diri dan hati
Meyakinkan akan pasti
Kutemui

Tiba-tiba semua membayang
Lenyap menghilang
Pada puncak rinduku
Kubertemu angin

301203:Kebumen Tersono:Kumenunggu Kamu

Read Full Post »


Menghisap batang-batang kenikmatan

Kuhembuskan nafas kesendirian

Membumbung tinggi asap penuh khayal

Menyeruput teh penghangat badan

Kunikmati hangatnya

Aliri dingin kehampaan diri

Setangkup sepi kulahap

Dengan keterpaksaan

Karena hanya itu yang bisa kudapatkan

Saat ini

301203:Kebumen:Sepi ditinggal Sendiri

Read Full Post »

Kunikahi Kau dengan Puisi


Sungguh kutakpunya apa-apa

Selain kata

kususun huruf-huruf yang kutemukan dalam perjalanan hidupku

kuuntai jadi kata-kata yang kupungut dari sekeranjang penuh pengalaman

Kurangkai menjadi puisi

Kueja huruf menjadi kata, kata menjadi frasa, frasa menjadi klausa, klausa menjadi kalimat

Lengkap dengan subjek, predikat, dan objeknya

Aku mencintaimu

251203:15.35WIB

Read Full Post »

Pada Sepi Kutitipkan Rindu


Angin, berhembuslah kepadanya

Sejukkanlah hatinya

Dengan rindu yang kutitipkan dalam semilirmu

Api, bakarlah hatinya

Agar hangat jiwanya

Dengan rindu yang kutitipkan dalam panasmu

Air, mengalirlah ke sungai cintanya

Supaya penuh muara nuraninya

Dengan rindu yang kuhanyutkan dalam aliranmu

Sepi, sampaikan padanya di sana

Sesuatu yang kutitipkan

‘aku rindu’

251203:15.18WIB

Read Full Post »


Perempuan itu

mengalirkan darah untuk menyambut kehadiranku

tersenyum dalam tangis pertamaku

Perempuan itu

mengenalkanku tentang cinta

menuntunku menuju kedewasaan

Turut menangis dalam tangis keduaku

(lebih…)

Read Full Post »

ramadhan, aku rindu kau


gemulai jemarimu mengajakku

masuki taman surgawi

desah suaramu mengundangku

hadiri majlis tadzkirahmu

jangan kau sembunyikan

putih merona wajahmu

biarkan aku menatap puas

bening seribu bulanmu

(lebih…)

Read Full Post »

Saat Tiba Waktuku


saat tiba waktuku

untuk tinggalkan semua

tak bisa kuhindari

canda tawa, rengek manjamu

mungkinkah kudengar lagi

ketika jarak membelah kita

saat waktu memaksa kita

berpisah

(lebih…)

Read Full Post »

Older Posts »