Feeds:
Artikel
Komentar

Posts Tagged ‘anekdot’


PENDAHULUAN

Arus globalisasi dan modernisasi semakin deras masuk ke seluruh relung kehidupan umat manusia di pelosok dunia, tidak terkecuali bangsa Indonesia. Sebagai bangsa yang terbuka, masyarakat Indonesia tidak bisa lepas dari interaksi dengan bangsa lainnya. Situasi ini membawa dampak positif dan negatif bagi kita karena hal itu kondisi yang tidak bisa kita hindari.

Banyak ahli yang menilai bahwa saat ini bangsa Indonesia tengah berada dalam gempuran arus budaya asing yang mengancam moral, karakter dan jatidiri kita sebagai sebuah bangsa. Pengaruh tersebut menelusup ke seluruh sendi kehidupan bangsa Indonesia melalui berbagai media termasuk bahasa.

(lebih…)

Read Full Post »


Teks anekdot termasuk materi baru dalam Kurtilas jenjang SMA/SMK. Materi ini sangat menarik bagi siswa karena mereka senang dengan cerita-cerita lucu.

Guru harus mampu mengarahkan ketertarikan siswa tersebut agar materi anekdot dapat lebih bermakna dalam kehidupan mereka.

Saya lampirkan media pembelajaran untuk materi Teks Anekdot (KD 3.5-4.5 Kelas X SMA/SMK).

Silahkan diunduh. Semoga bermanfaat.

Teks Anekdot

Read Full Post »


Semalam aku berbelanja di sebuah minimarket bersama istri dan anakku. Setelah mengambil barang-barang yang kami butuhkan, kami pun mengantri di kasir. Wah lumayan panjang juga antriannya. Ternyata, banyak juga orang yang berbelanja untuk kebutuhan lebaran seperti kami.

Tepat di depan kami, seorang ibu dan anaknya sedang dihitung belanjaannya oleh si kasir Kulirik layar komputer kasir menunjukkan angka Rp. 167.000,-. “Wah belanja besar nih si ibu” pikirku. Lalu, si kasir bertanya pada si ibu apakah punya kartu member minimarket tersebut. Dan, sang anak menyerahkan kartu member minimarket itu yang berwarna kuning kepada kasir. Kemudian, si kasir memindai kartu member itu di barcode reader. Dan, si kasir pun menunggu si ibu membayar belanjaannya.

Tapi, setelah menunggu agak lama, si ibu tak kunjung mengeluarkan uang untuk membayar belanjaannya. Aku pun sudah mulai curiga. Lalu, si kasir berkata, “Maaf, bu, ibu mau bayar pake uang tunai atau ATM?”. Dan si ibu pun  dengan lugu menjawab, “Lha itu tadi kan sudah bayar pake ATM”.

Gubraakkkkkk ………………. ternyata si ibu mengira kartu member minimarket tersebut berfungsi layaknya sebuah kartu ATM.

Aduuuuhhhhhhhh …. kasian deh si ibu. Niatnya sih gaya tapi ternyata tetap aja keliatan katronya.

Read Full Post »