Feeds:
Pos
Komentar

Posts Tagged ‘wisata’


Momentum ulang tahun seyogianya dimaknai sebagai saat yang tepat untuk merefleksikan sesuatu yang sudah berlalu untuk menatap masa depan yang lebih baik. Pada HUT ke-53 Kab. Batang tahun 2019 ini, Laskar melihat ada beberapa hal yang perlu mendapat perhatian dari Pemkab Batang yaitu antara lain :

  1. Tata Kelola Lingkungan untuk Antisipasi Banjir Besar

Peristiwa banjir besar yang melanda wilayah Kota Batang pada Januari 2019 yang lalu seharusnya menjadi peringatan bagi Pemkab Batang untuk melakukan langkah-langkah antisipatif agar bencana serupa tidak terulang atau setidaknya dapat diminimalkan dampaknya.

Tidak perlu lagi ‘menyalahkan’ faktor alam yang menjadi penyebab banjir besar tersebut karena alam sejatinya hanya ‘membalas’ yang manusia lakukan kepadanya. Alih fungsi lahan di wilayah kota – meskipun dikatakan sudah sesuai aturan – sepertinya menjadi salah satu penyebab utama banjir besar di awal tahun ini. Pemkab Batang harus berani melakukan moratorium alih fungsi lahan terutama di wilayah kota. Di samping itu, penataan drainase juga harus terus dilakukan. (lebih…)

Read Full Post »


Memasuki tahun kedua masa pemerintahan Wihaji – Suyono, Pemkab Batang terus berupaya menggenjot program pembangunan di berbagai sektor. Salah satu sektor yang nampaknya menjadi prioritas adalah sektor pariwisata. Pilihan ini sebenarnya sangat masuk akal mengingat Batang memiliki banyak potensi destinasi wisata terutama wisata alam karena wilayah Batang meliputi dataran rendah dengan garis pantai membentang dari ujung Barat hingga ujung Timur serta dataran tinggi dengan perbukitan dan kawasan hutan yang menyimpan keindahan yang belum banyak tergali.

(lebih…)

Read Full Post »


Jika sesekali Anda singgah di Kabupaten Batang, sempatkanlah untuk datang ke Kawasan Agrowisata Pagilaran. Hamparan pohon teh yang membentang sejauh mata memandang ditingkahi hembusan angin yang membawa hawa sejuk dijamin bisa menahan Anda untuk berlama-lama.

Terletak di Kecamatan Blado, kecamatan paling selatan Kabupaten Batang, Pagilaran dapat dicapai dengan kendaraan pribadi ataupun kendaraan umum dalam waktu tidak lebih dari 1 jam dari pusat kota Batang.

Selain dapat menikmati pemandangan alam yang hijau dan asri, kita juga bisa mengamati proses pembuatan teh di pabrik peninggalan Belanda yang masih terus beroperasi. Memang, kawasan perkebunan teh Pagilaran adalah salah satu bukti sisa-sisa kejayaan penjajahan Belanda di masa lalu.

(lebih…)

Read Full Post »


Di era tahun 1990-an Taman Hiburan Rakyat (THR) Kramat merupakan objek wisata favorit masyarakat Batang. Bahkan pada saat itu bisa dikatakan THR Kramat menjadi satu-satunya objek wisata yang berlokasi di dalam Kota Batang. Pantai Sigandu yang sekarang sudah berubah menjadi kawasan wisata yang ramai dikunjungi masyarakat, pada masa itu masih dipenuhi semak-belukar dan sulit diakses.

Namun seiring dengan perubahan zaman THR Kramat ditinggalkan oleh masyarakat. Akibatnya, banyak fasilitas di THR Kramat seperti kolam air, panggung terbuka, dan permainan anak menjadi terbengkalai. Bahkan citra negatif pun melekat pada THR Kramat sebagai tempat mesum.

(lebih…)

Read Full Post »